Jumat, 18 Maret 2011

daur ulang sampah

Salah satu penyebab utama dari kerusakan alam yang kemudian mengakibatkan bencana seperti banjir adalah sampah plastik.sebagaimana kita tahu, karena sifatnya yang susah terurai (hingga ratusan tahun baru bisa terurai,bahkan dibakar bukan merupakan solusi), maka dari itu plastik dapat menghambat kesuburan tanah dan menyumbat jalannya aliran air jika dibuang dalam sungai, selokan, dan tempat yang dialiri air.





Sayangnya, di zaman ini plastik justru lebih disukai dari pada bahan lain seperti kayu atau kaca. Alasannya plastik lebih ringan, awet, tahan terhadap perubahan cuaca, dan plastik lebih kuat dari bahan lain. Sehingga sekarang kita lebih banyak jumpai pembungkus atau kemasan makanan yang menggunakan plastik dibanding kertas atau daun. Tak heran, jika kita melihat kondisi ditempat-tempat pembuangan sampah pasti dengan mudah kita lihat tumpukan sampah plastik. Namun, kita juga tidak dapat mengungkiri bagaimanapun plastic masih merupakan pilihan terbaik. Akan tetapi, kita masih tetap dapat menjaga kelestarian lingkungan dengan cara memastikan pengelolaan sampah plastik dengan baik.




Salah satu cara praktis yang bisa kita lakukan adalah dengan mengumpulkan sampah plastik. Lalu, kita lubangi agar plastik tersebut tidak dapat digunakan lagi. Ini perlu kita lakukan karena, apabila bahan plastik yang telah kita gunakan dipakai lagi akan merusak kesehatan kita. Setelah itu, kita bisa mencari para pengepul atau pemulung yang memang bisnisnya dibidang itu. Para pengepul dan pemulung itulah yang akan meneruskan botol-botol tersebut ke pabrik-pabrik untuk bisa didaur ulang menjadi benda-benda berguna.




Banyak industri seperti kerajinan, mainan, dan benda-benda plastik membutuhkan bahan baku plastik yang bisa didapatkan dari daur ulang benda-benda bekas yang berbahan dasar plastik. Disini kita bisa mendapatkan banyak keuntungan, yaitu: membantu melestarikan lingkungan, ikut serta dalam membangun industri dalam negeri seperti pabrik-pabrik dan kerajinan plastik , serta kita juga bisa mendapatkan penghasilan dari menjual plastik tersebut. Di Negara lain, pengelolaan limbah plastik ini sudah lebih terorganisir. Tapi di Indonesia , hal ini masih memerlukan partisipasi aktif dari kita.oleh karena itu, mari kita lakukan apa yang bisa kita lakukan demi kelestarian lingkungan dan masa depan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar